Pengikut

Rabu, 30 Juni 2010

Cacti

Assalamualaikum wr wb
resmi dikit ni.
soalnya postingan yang kemaren kena kritik sama dosen ane.
n sekarang agak resmi dikit ya...
ehheeeemm.

disini saya akan mencoba berbagi ilmu tentang cacti.
Cacti
adalah frontend dari RRDTool yang menyimpan informasi kedalam database !MySQL dan membuat graph berdasarkan informasi tersebut. Proses pengambilan data (lewat SNMP maupun skrip) sampai kepada pembuatan gambar (graph) dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Sebelum menginstall cacti, sebaiknya kita menginstall snmp,snmpd, dan rrdtool.
dan berikut ini adalah cara menginstall protokol tersebut.

# apt-get install snmp snmpd rrdtool

lalu

#apt-get install cacti

perintah diatas berfungsi untuk melengkapi depencies yang cacti butuhkan agar dapat dijalankan. Setelah itu kita restart apache2.

#/etc/init.d/apache2 restart

setelah itu akan muncul gambar dibawah ini secara berurutan.

lalu masukan passwordnya,


lalu pilih apache2


setelah itu masukan password my-sql

lalu pilih yes

lalu masukan password administrative usernya

lalu masukan password mysql applicationnya

setelah itu klik next terus sampai muncul gambar dibawah ini

lalu masukan passwordnya

Nah,sampai kalo udah muncul gambar diatas bebarti cacti sudah sukses diinstall.

Selanjutnya tambahkan device yang akan dilihat grafik dari traffic in dan traffic outnya.
Dengan cara klik pada device lalu add.
Setelah itu kita isikan nama devicenya dengan mengisi bagian descriptionnya.
Lalu isikan Ip address gateway pada bagian hostname.
Lalu pada bagian template pilih "Local Linux Machine"
Setelah itu pilih tipe SNMP yang sudah kita pakai.
Setelah itu pilih associate graph template. Disini kita memilih grafik apa saja yang akan dipakai.
Lalu create.

Setelah create kita edit kembali device tersebut, Disini kita akan menambahkan pada bagian assoiated data query. Kita tambahkan SNMP-interface Statistics setelah itu create kembali.

Setelah itu klik new graphs
lalu ganti host dengan nama device yang kita setting tadi, contohnya gateway.
lalu tandai semua graph template dan data query.
lalu ganti graph type dengan tipe in/outs bits with total bandwith.
setelah itu create.
sampai langkah ini kita sudah selesai mensetting device tersebut.

langkah selanjutnya adalah melihat grafiknya.
dan perlu diingat sebelum melihat grafik kita juga harus memastikan bahwa device yang kita buat tadi sudah masuk kedalam tree. Karena grafik hanya dapat dilihat jika device yang kita ingin lihat trafficnya sudah masuk kedalam tree.
Berikut ini adalah traffic pada gateway 172.16.30.62












Dari gambar grafik diatas dapat kita lihat traffic in dan traffic outnya. Dan kita juga dapat mengatur rentang waktunya. Serta tampilannya juga dapat diatur.

Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan dan share pada rekan-rekan semua. Semoga bermanfaat.
Demikianlah postingan saya kali ini, lebih dan kurang saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb.

YOU'LL NEVER WALK ALONE








Sabtu, 19 Juni 2010

Konfigurasi DNS Server pada ubuntu.....

Halo agan2...
ni ada sedikit artikel tentang DNS Server n cara konfigurasinya..

DNS(Domain Name System )Server adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan IP Address ke FQDN ( Fully Qualified Domain Name ) dan dari FQDN ke IP Address.

FQDN lebih mudah untuk diingat oleh manusia daripada IP Address. Sebagai contoh, sebuah komputer memiliki IP Address 167.205.22.114 dan memiliki FQDN “nic.itb.ac.id”.Nama “nic.itb.ac.id” tentunya lebih mudah diingat sama agan2 daripada nomor IP Address di atas.

Apalagi setelah lahirnya konsep IP Version 6 yang memiliki 6 segment untuk setiap komputer sehingga nomor IP Address menjadi semakin panjang dan lebih sulit untuk diingat.

Selain itu, DNS juga menyediakan layanan mail routing, informasi mengenai hardware, sistem operasi yang dijalankan, dan aplikasi jaringan yang ditangani oleh host tersebut.

Kemaren ane udah coba juga buat setting DNS Server di Ubuntu. Ternyata gak susah2 amat kok gan..
berikut ini cara-caranya :
1. Installasi Bind9 sebagai DNS server lokal. Agan2 cukup memasukan perintah apt-get install bind9 pada terminal lalu enter.
2. Langkah selanjutnya adalah mengedit file named.conf menggunakan editor nano (agan boleh menggunakan editor apa saja yg agan suka) kalo nama domain ane "gigih8", masukan dengan perintah $ sudo nano /etc/bind/named.conf lalu enter trus bakalan muncul kayak gini

lalu tambahkan zonenya (sesuaikan dengan kondisi server agan).

zone "domain.com" IN {
type master;
file "/etc/bind/domain.com.db";
allow-update { none; };
};

zone "30.16.172.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "/etc/bind/domain.com-ptr.db";
allow-update { none; };
};

"nb : angka yang 30.16.172 tu ip address ane yang dibalik gan. Ip add ane 172.16.30.26, nah yang diambil 3 zona yang di depan. ngerti kan gan?"

Kalau agan udah selesai mengedit file named.conf sesuai dengan kondisi jaringan agan, maka agan dapat simpan konfigurasi diatas. Setelah itu buatlah 2 file yang ada pada file named.conf yang tadi agan buat (dalam contoh ini adalah gigih8.com.db dan gigih8.com-ptr.db).

4. Lalu buat dahulu file gigih8.com.db dengan cara $ sudo nano /etc/bind/gigih8.com.db lalu enter maka akan muncul gambar ini
sebetulnya ntar yg muncul kosong, tapi tuh gambar dah ane isi sama konfigurasinya. Nah klo pas agan buka masih kosong maka agan cuma perlu isi dengan perintah

$TTL 604800
@ IN SOA domain .com. admin.domain.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.domain.com.
@ IN A ip address agan
localhost IN A 127.0.0.1
www IN A ip address agan
ns IN A ip address agan

trus save pake ctrl + o trus exit.

5. Lalu buat file konfigurasi kedua, yaitu gigih8.com-ptr.db denga perintah $ sudo nano /etc/bind/gigih8.com-ptr.db trus enter ntar keluar kayak tadi gan, gambarnya kosong trus isi dengan perintah berikut :

$TTL 604800
@ IN SOA domain.com. root.domain.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;

IN NS ns.domain.com
2 IN PTR domain.com.

"nb : 2 merupakan angka terkahir ip address agan (klo ane 26 gan soalnya ip add abe 172.16.30.26). ni gambar punya ane
klo udah diisin agan save ya biar gak diganti sama orang2 yang gak bertanggung jawab perintahnya sama kayak yang diatas ctrl + o trus ok yrus exit.

6. File selanjutnya yang akan di edit adalah file /etc/hosts dengan perintah $ sudo nano /etc/hosts. trus edit sesuai dengan parameter server agan. contohnya
127.0.0.1 localhost
172.16.30.26 gigih8.com server
trus save ya gan.
ni contoh gambarnya 7. file selanjutnya yang akan diedit adalah file resolv.conf dengan perintah $ sudo nano /etc/resolv.conf trus isikan parameter seperti dibawah ini (agan sesuaikan dengan pamameter server agan ya) :
search gigih8.com
nameserver 172.16.30.26
ni gambarnya gan jangan lupa disave ya gan.

8. file selanjutnya yang akan diedit adalah file named.conf.options dengan perintha nano/etc/bind9/named.conf.options trus enter. Agan cuma perlu nambahin forwardersnya aja kok. Agan masukin ip address forwardernya agan ya. Contohnya 172.16.30.31. ni contohnya gan :

options {
directory "/var/cache/bind";

forwarders {
172.16.30.26; <—- IP DNS Server ISP agan
};

auth-nxdomain yes; # conform to RFC1035
listen-on-v6 { any; };
};

n gambarnya
trus jangan lupa disave gan. Oia,ni forwarders bisa kita tambahin kok, tergantung berapa yang aan mau. Klo agan maunya cuma 2 ya gpp, klo mw seratus juga bisa tapi lebay ya, secukupnya aja de gan forwardersnya biar gak bingung.

9. Trus restart de bind9-nya biar settingan yang tadi jadi. Perintahnya $ sudo /etc/init.d/bind9 restart trus enter de.

10. Trus langkah terakhir adalah cek apakah DNS agan dah sukses ato blom. Caranya cukup dengan memasukan perintah nslookup gigih8.com trus enter ato bisa juga dengan ping gigih8.com enter. Klo ip yang ditunjukin sesuai sama ip agan maka DNS agan dah sukses dibuat.
ni gambarnya gan
Selamat mencoba ya gan.

Setelah mencoba konfigurasi ini ane analisa ternyata banyak sumber2 yang bisa buat konfigurasi DNS Server, nah yang ane buat ni salah satu contohnya aja gan. N perintah2 yang dimasukin juga beda2. Trus pas masukin perintah2 konfigurasinya agan juga gak boleh salah sedikitpun, walaupun cuma satu huruf karena tu bakalan uat eror bind9-nya. Ane ngalamin juga tu gan. N ip yang kita masukin buat zone-nya ip address kita ya gan bukan ip gateway, kemeren temen ane frengki salah masukin zone nya, yang dimasukin ip gateway-nya makanya eror bind9 nya. Ya mungkin itu aja de analisa ane.hehehe...

YOU'LL NEVER WALK ALONE.






About Me

Foto Saya
liverpudlian_zone
pekanbaru, riau, Indonesia
Lihat profil lengkapku