Pengikut

Sabtu, 03 Juli 2010

Membuat Web Server dan Virtual hosting pada Ubuntu 9.10

Assalamualaikum wr wb.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat web server dan virtual hosting pada ubuntu.

Web Server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal sebagai browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk document html.

Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih mudah. Seperti telah dijelaskan diatas, format data pada world wide web adalah SGML. Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML (hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah dipelajari. Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan membaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan jauh tempatnya sekalipun.

Virtual Hosting adalah sebuah metode untuk hosting beberapa nama domain pada komputer dengan menggunakan satu alamat IP. Hal ini memungkinkan satu mesin untuk berbagi sumber daya, seperti siklus memori dan prosesor, menggunakan sumber daya yang lebih efisien.
Istilah Virtual Host mengacu pada praktek mempertahankan lebih dari satu server pada satu mesin, sebagaimana dibedakan dengan nama host yang jelas mereka. Sebagai contoh, sering diinginkan untuk berbagi perusahaan web server memiliki domain mereka sendiri, dengan web server yang dapat diakses sebagai www.company1.com dan www.company2.com, tanpa memerlukan pengguna untuk mengetahui informasi jalan ekstra.

Apache adalah salah satu server pertama yang mendukung virtual host berbasis IP-kanan di luar kotak. Versi 1.1 dan kemudian dari Apache mendukung kedua, berbasis dan nama virtual host berbasis IP (vhosts). Varian terakhir dari virtual host kadang-kadang juga disebut berbasis IP atau non-virtual host-host.

Dan selanjutnya membuat web server dan virtual hosting.

Sebelum membuat web server dan virtual hosting, kita terlebih dahulu harus memastikan DNS server kita berjalan dengan baik.
Jika DNS Server kita sudah berjalan dengan baik, maka web server dan virtual hosting dapat kita buat.
Jika DNS kita sudah berjalan,maka tampilan awal web kita hanya ada tulisan It Works!!. Dan untuk mengubahnya adal langkahnya. Berikut ini adalah langkah-langkan mengedit web server kita.

Langkah pertama adalah kita masuk ke bagian index.html awal untuk mengedit halaman web kita.Dengan memasukkan perintah #Nano /var/www/index.html
lalu edit isinya sesuai dengan yang kita inginkan. Isikan sesuai dengan htmlnya
















Lalu akses ke web tersebut dan halaman web kita akan tampil sesuai dengan yang kita edit seperti diatas
















Setelah itu kita akan membuat sub web dari web kita.
caranya masukan perintah #mkdir /var/www/coba
lalu masukke #nano /var/www/coba/index.html
lalu kita isikan html sesuai dengan yang kita inginkan

















Setelah itu kita bisa melihatnya dengan mengakses web tersebut (ex : gigih8.com/coba)
maka akan tampil sesuai dengan yang kita edit seperti diatas
















Setelah itu kita juga dapat menambahkan link yang kita inginkan untuk ditampilkan pada web kita.
caranya adalah kita masuk kembali ke index.html web utama lalu tambahkan link yang anda inginkan.
lalu save
















Setelah itu kita coba akses kembali ke web utama
















Setelah itu kita membuat virtual hosting.
Pertama kita harus menambahkan nama dari folder yang akan ditambahkan pada folder
#nano /etc/bind/gigih8.com.db
tambahkan nama virtual hostingnya pada bagian bawah beserta ip addressnya
setelah itu save dan restart kembali bind9-nya.
perlu diketahui nama virtual hosting saya adalah bola dan nama dns saya adalah gigih8.
setelah itu kita masuk ke index.html dari virtual hosting tersebut dengan memasukan perintah
#mkdir /var/www/domain virtualhost
lalu
#cp /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/domainutama
ini untuk mengcopy file default ke domain kita.

lalu #nano /etc/apache2/sites-available/domainutama

edit file yang dibawah ini saja

ServerAdmin webmaster@localhost
ServerName domianutama.com
DocumentRoot /nama komputer/

Options FollowSymLinks
AllowOverride None

Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all

ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/

AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all

setelah itu save.

lalu langkah selanjutnya adalah masukan perintah
#a2ensite gigih8
untuk mengaktifkannya.
lalu restart apache2
# /etc/init.d/apache2 restart
lalu lihat file hostsnya untuk memastikan virtual host sudah tersedia.
dengan perintah #nano /etc/hosts
lalu tambahkan
127.0.0.1 domainutama.com
setelah itu save.

lalu kita edit halam virtual hosting dengan cara
#nano /index.html
lalu masukan html sesuai dengan yang kita inginkan lalu save.
















setelah itu akses virtual hostingnya
















dengan tampilnya halaman diatas berarti virtual hostingnya sudah berhasil.

Lalu membuat HTTPS :
HTTPS singkatan dari HyperText Transport Protocol Secure, memiliki pengertian sama dengan HTTP tetapi dengan alasan keamanan (security), HTTPS memberi tambahan Secure Socket Layer (SSL). Umumnya website yang menggunakan HTTPS ini adalah website yang memiliki tingkat kerawanan tinggi yang berhubungan dengan masalah keuangan dan privacy dari pelanggannya seperti website perbankan dan investasi.
Teknologi HTTPS protocol mencegah kemungkinan "dicurinya" informasi penting (credit card adalah contoh yang paling serinf disebut-sebut) yang dikirimkan selama proses komunikasi berlangsung antara user dengan web server (atau sebaliknya). Secara teknis, website yang menggunakan HTTPS akan melakukan enkripsi terhadap informasi (data) menggunakan teknik enkripsi SSL. Dengan cara ini meskipun seseorang berhasil "mencuri" data tersebut selama dalam perjalanan user web server, orang tersebut tidak akan bisa membacanya karena sudah diubah oleh teknik enkripsi SSL.

Untuk mengenali suatu website menggunakan SSL atau tidak, cukup dengan memperhatikan informasi di depan alamat website pada browser. Apabila alamat website diawali dengan https:// maka bisa dipatikan website tersebut sudah menggunakan teknologi SSL. Cara lain yaitu dengan melihat "icon kunci" di pojok kanan bawah browser, apabila "icon" tersebut terlihat dalam posisi terkunci maka website tersebut aman.

Cara mengkonfigurasi HTTPS pada ubuntu 9.10

Yang pertama kita mesti aktifkan modul ssl, Untuk mengaktifkan modul apache's SSL kita gunakan perintah dibawah ini:

a2enmod ssl

setelah kita install modul apache ssl di atas langkah selanjutnya kita restart Apache seperti langkah dibawah ini:

/etc/init.d/apache2 restart

Setelah restart dimana Apache sekarang harus mengetahui pada port 443 yang biasa digunakan untuk HTTPS seperti langkah dibawah:

netstat -tap | grep https

root@server1:~# netstat -tap | grep https
tcp6 0 0 [::]:https [::]:* LISTEN 1238/apache2
root@server1:~#



setelah itu kita pastikan virtual host kita telah ada atau aktif sebelumnya,disini saya menggunakan virual host www.okisaputra.net,yang mana dokumennya adalah root / var / www / www.okisaputra.net. Langkah pertama saya akan membuat direktori dari virtual host tersebut seperti langkah dibawah:

mkdir /var/www/www.okisaputra.net

setelah langkah di atas disini Apache dilengkapi dengan vhost default SSL konfigurasi di dalam file / etc/apache2/sites-available/default-ssl. saya menggunakan file tersebut sebagai template untuk vhost www.okisaputra.net seperti langkah dibawah:

cp /etc/apache2/sites-available/default-ssl /etc/apache2/sites-available/www.okisaputra.net-ssl

setelah itu kita buka template dari / etc/apache2/sites-available/www.okisaputra.-ssl seperti langkah dibawah ini:

nano /etc/apache2/sites-available/www.okisaputra.net-ssl

selanjutnya kita Pastikan menggunakan alamat IP yang benar pada baris xxx.xxx.xxx.xxx:443>

ServerAdmin webmaster@okisaputra.net
ServerName www.okisaputra.net:443
DocumentRoot /var/www/www.okisaputra.net

Options FollowSymLinks
AllowOverride None



Seperti yang kita lihat, vhost default ini menggunakan sertifikat snakeoil yang ditandatangani dengan Ubuntu:

SSLCertificateFile /etc/ssl/certs/ssl-cert-snakeoil.pem
SSLCertificateKeyFile /etc/ssl/private/ssl-cert-snakeoil.key


Sekarang kita menonaktifkan vhost default SSL (jika sebelumnya aktif),setelah itu kita mengaktifkan vhost www.okisaputra.net dan reload apache seperti langkah dibawah:


a2dissite default-ssl
a2ensite www.hostmauritius.com-ssl
/etc/init.d/apache2 reload


Sekarang buka browser dan pergi ke vhost baru Anda SSL (https: / / www.okisaputra.net dalam kasus ini). Karena kita menggunakan sertifikat default Ubuntu yang ditandatangani, kita harus mendapatkan peringatan bahwa sambungan untrusted (untuk menggunakan situs web saja, klik pada Saya Memahami Risiko dan ikuti petunjuk pada browser Anda) maka akan tampil halaman HTTPS seperti yang dibawah ini:

















Mungkin hanya itu yang bisa saya share pada kesempatan kali ini.
wassalam.


0 komentar:

About Me

Foto Saya
liverpudlian_zone
pekanbaru, riau, Indonesia
Lihat profil lengkapku