Kamis, 22 Juli 2010
Shaping Bandwidth untuk pelanggan yang berbeda (corporate & personal) menggunakan Mikrotik RouterOS
Assalamualaikum wr wb..
Pada kesempatan kali ini saya akan coba untuk menjelaskan shaping bandwidth untuk pelanggan yang berbeda (corporate & personal) menggunakan Mikrotik RouterOS.
Sebelumnya kita harus membedakan apa itu corpoate dan personal terleebih dahulu.
Pelanggan corporate biasanya adalah pelanggan yang berada pada perusahaan atau bisnis sedangkan pelanggan personal adalah pelanggan yang memakai jaringan itu sendiri.
Bisa diasumsikan pada percobaan yang saya lakukan kemaren Corporate adalah Direktur perusahaan sedangkan personal adalah karyawannya.
BAndwidth yang di shapping pada percobaan saya adalah sebesar 256 kbps, dimana 128 kbps untuk corporate dan 128 kbps sisanya dibagikab ke personal yang berjumlah 4 client.
Untuk corporate ip yang diberikan adalah 10.10.20.3
dan untuk client terdiri dari 4 buah client dimana ip-nya
10.10.20.8
10.10.20.10
10.10.20.4
10.10.20.37
Berikut ini adalah langkah-langkah pengaturan shaping bandwidth :
Sebelumnya pengaturan awal mikrotik sama seperti settingan manajemen bandwidth yang sebelumnya (lihat postingan sebelumnya)
lalu berikut ini langkah untuk mengatur corporate atau personal
1.Untuk trafik upload corporate
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.10 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=corporate-up passthrough=no
2.Untuk trafik download corporate
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.10 action=mark-connection new-connection-mark=corporate-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=corporate-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=corporate-down passthrough=no
3.Untuk trafik upload personal
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.20 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.21 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.22 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.23 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
4.Untuk trafik download personal
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.20 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.21 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.22 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.23 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
5./ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=personal-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=personal-down passthrough=no
berikut ini gambar setelah semua settingan diatas selesai

Harap diperhatikan untuk mark-packet maka passthrough=no sedangkan untuk mark-connection passthrough=yes
6.Kemudian setelah selesai di mangle, kita lanjut ke pembuatan queue tree :
/queue tree add name=down parent=Local queue=default

/queue tree add name=up parent=global-in queue=default

untuk download kita menggunakan in-interface kita dalam hal ini Local, sedangkan untuk upload kita menggunakan global-in
selanjutnya kita tambahkan type baru di queue :
yang harus kita tambahkan melihat skenario diatas adalah PCQ untuk paket corporate 128kbps (1:1) dan paket personal 128kbps (1:4).
Untuk paket corporate kita langsung menetapkan angka 128kbps, sedangkan untuk personal kita tidak dapat menetapkan angka disini karena bandiwdth yang akan diterima oleh paket personal tergantung seberapa banyak user yang online, jadi jika hanya 1 orang online akan mendapatkan bw penuh 128kbps, kalau 4 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 32kbps dan seterusnya.
7./queue type add name=128-down kind=pcq pcq-rate=128k pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

8./queue type add name=128-up kind=pcq rate=128k pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000

9./queue type add name=auto-down kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
10./queue type add name=auto-up kind=pcq rate=0 pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
kita menggunakan 0 pada paket personal karena Mikrotik akan menghitung berapa besar bandwidth yang tersedia pada saat client melakukan koneksi.
11.Paket corporate
/queue tree add name=corp-down packet-mark=corporate-down parent=down queue=128-down

12./queue tree add name=corp-up parent=up packet-mark=corporate-up queue=128-up

13.Paket personal
/queue tree add name=per-down packet-mark=personal-down parent=down queue=auto-down max-limit=128k

14./queue tree add name=per-up parent=up packet-mark=personal-up queue=auto-up max-limit=32k

Berikut ini adalah gambar ketika corporate melebihi batas bandwidth yang telah ditentukan.

Queue list corp up dan corp down akna berwana kuning jika bandwidth yang terpakai oleh corporate mendekati 128kbps dan akan berwarna merah jika melebihi batas 128kbps dan kecepatannya akan berkurang dengan sendirinya.

berikut ini torch dari corporate

Berikut ini queue list dari personal, jika melebihi batas akan berwarna merah dan kecepatannya akan berkurang dengan sendirinya.

Itulah hasil percobaan saya, mungkin hanya ini yang bisa saya share kali in..
Wassalam.
Pada kesempatan kali ini saya akan coba untuk menjelaskan shaping bandwidth untuk pelanggan yang berbeda (corporate & personal) menggunakan Mikrotik RouterOS.
Sebelumnya kita harus membedakan apa itu corpoate dan personal terleebih dahulu.
Pelanggan corporate biasanya adalah pelanggan yang berada pada perusahaan atau bisnis sedangkan pelanggan personal adalah pelanggan yang memakai jaringan itu sendiri.
Bisa diasumsikan pada percobaan yang saya lakukan kemaren Corporate adalah Direktur perusahaan sedangkan personal adalah karyawannya.
BAndwidth yang di shapping pada percobaan saya adalah sebesar 256 kbps, dimana 128 kbps untuk corporate dan 128 kbps sisanya dibagikab ke personal yang berjumlah 4 client.
Untuk corporate ip yang diberikan adalah 10.10.20.3
dan untuk client terdiri dari 4 buah client dimana ip-nya
10.10.20.8
10.10.20.10
10.10.20.4
10.10.20.37
Berikut ini adalah langkah-langkah pengaturan shaping bandwidth :
Sebelumnya pengaturan awal mikrotik sama seperti settingan manajemen bandwidth yang sebelumnya (lihat postingan sebelumnya)
lalu berikut ini langkah untuk mengatur corporate atau personal
1.Untuk trafik upload corporate
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.10 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=corporate-up passthrough=no
2.Untuk trafik download corporate
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.10 action=mark-connection new-connection-mark=corporate-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=corporate-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=corporate-down passthrough=no
3.Untuk trafik upload personal
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.20 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.21 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.22 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.23 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
4.Untuk trafik download personal
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.20 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.21 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.22 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.23 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
5./ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=personal-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=personal-down passthrough=no
berikut ini gambar setelah semua settingan diatas selesai

Harap diperhatikan untuk mark-packet maka passthrough=no sedangkan untuk mark-connection passthrough=yes
6.Kemudian setelah selesai di mangle, kita lanjut ke pembuatan queue tree :
/queue tree add name=down parent=Local queue=default

/queue tree add name=up parent=global-in queue=default

untuk download kita menggunakan in-interface kita dalam hal ini Local, sedangkan untuk upload kita menggunakan global-in
selanjutnya kita tambahkan type baru di queue :
yang harus kita tambahkan melihat skenario diatas adalah PCQ untuk paket corporate 128kbps (1:1) dan paket personal 128kbps (1:4).
Untuk paket corporate kita langsung menetapkan angka 128kbps, sedangkan untuk personal kita tidak dapat menetapkan angka disini karena bandiwdth yang akan diterima oleh paket personal tergantung seberapa banyak user yang online, jadi jika hanya 1 orang online akan mendapatkan bw penuh 128kbps, kalau 4 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 32kbps dan seterusnya.
7./queue type add name=128-down kind=pcq pcq-rate=128k pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

8./queue type add name=128-up kind=pcq rate=128k pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000

9./queue type add name=auto-down kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
10./queue type add name=auto-up kind=pcq rate=0 pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
kita menggunakan 0 pada paket personal karena Mikrotik akan menghitung berapa besar bandwidth yang tersedia pada saat client melakukan koneksi.
11.Paket corporate
/queue tree add name=corp-down packet-mark=corporate-down parent=down queue=128-down

12./queue tree add name=corp-up parent=up packet-mark=corporate-up queue=128-up

13.Paket personal
/queue tree add name=per-down packet-mark=personal-down parent=down queue=auto-down max-limit=128k

14./queue tree add name=per-up parent=up packet-mark=personal-up queue=auto-up max-limit=32k

Berikut ini adalah gambar ketika corporate melebihi batas bandwidth yang telah ditentukan.

Queue list corp up dan corp down akna berwana kuning jika bandwidth yang terpakai oleh corporate mendekati 128kbps dan akan berwarna merah jika melebihi batas 128kbps dan kecepatannya akan berkurang dengan sendirinya.

berikut ini torch dari corporate

Berikut ini queue list dari personal, jika melebihi batas akan berwarna merah dan kecepatannya akan berkurang dengan sendirinya.

Itulah hasil percobaan saya, mungkin hanya ini yang bisa saya share kali in..
Wassalam.

0 komentar: